728x90 AdSpace

HEADLINE NEWS

01 November 2010

High Order Thinking begitulah dosen saya berpesan memberikan judul ini usai perkuliahan Zoologi Invertebrata dikampus saya Universitas Pasundan Bandung yang merupakan titik pacu untuk meraih cita-cita. High Order Thinking sebenarnya merupakan sebuah pemikiran tingkat tinggi yang harus dimiliki oleh Mahasiswa. Beberapa hari kemarin kita semua sebagai Mahasiswa seharusnya lebih merenungi arti Sumpah Pemuda, mulailah dari hal kecil dan mulai memetakan stimulus respons kita lalu mengolahnya sehingga menjadi sebuah pemikiran tingkat tinggi.
Pada perkuliahan Zoologi Invertebrata 01 November 2010 menitik beratkan mahasiswa untuk mencoba memahami pokok bahasan lalu menuangkannya dalam sebuah wacana  kemudian membuat soal berdasarkan tingkatan C4. Kami sempat merasa bingung karena hal ini merupakan sesuatu yang baru , membuat suatu wacana yang di dalamnya berisi permasalahan kemudian disajikan dalam  bentuk pertanyaan berdasarkan wacana tersebut. Berikut contoh soal berdasarkan tingkatan C1 - C6 :

Contoh soal Hafalan/Ingatan (Recall) C1
Jenjang ini meliputi kemampuan menyatakan kembali fakta, konsep, prinsip, prosedur yang telah dipelajari oleh siswa.

Simbol unsur perak, tembaga, dan emas secara berturut-turut adalah.....
a. Ag, Cu, dan Au
b. Fe, Cu, dan Au
c. Sn, Ag, dan Cu
d. Pd, Ag, dan Cu

Peristiwa berikut yang termasuk perubahan kimia adalah.....
a. air mendidih menjadi uap air
b. gula larut dalam air panas
c. kertas dibakar menjadi abu
d. lilin meleleh karena dinyalakan

Contoh soal Pemahaman (Comprehension) C2
Pada jenjang ini siswa diharapkan kemampuannya untuk mengerti makna dari informasi yang diperoleh baik berupa fakta, konsep, dan prinsip.

Jumlah atom N yang terdapat pada molekul (NH4)2SO4 sebanyak.....
a. 1
b. 2
c. 4
d. 6

Contoh soal Penerapan (Application) C3
Yang termasuk jenjang penerapan adalah kemampuan menggunakan prinsip, aturan, atau metode yang telah diketahuinya dalam situasi baru atau situasi kongkrit.

Jika diketahui massa atom relatif Na=23, S=32, H=1, dan O=16 maka massa molekul relatif Na2S4.5H2O adalah.....
a. 19
b. 142
c. 232
d. 264

Contoh soal Analisis (Analysis) C4
Yang dimaksud jenjang analisis adalah kemampuan menguraikan suatu informasi yang dihadapi menjadi komponen-komponennya, sehingga struktur informasi serta hubungan antar komponen informasi tersebut menjadi jelas.

Dalam wadah 5 liter dimasukkan 4 mol SO3 yang terurai menurut reaksi:
2 SO3(g) <---> 2 SO2(g) + O2(g)
Jika pada saat kesetimbangan tercapai masih ada 1 mol SO3. Berapakah tetapan kesetimbangannya.....
a. 2,7
b. 5,4
c. 13,5
d. 27

Contoh soal Sintesis (Synthesis) C5
Yang dimaksud jenjang sintesis adalah kemampuan untuk mengintegrasikan bagian-bagian terpisah menjadi suatu keseluruhan yang terpadu. Termasuk di dalamnya kemampuan merencanakan eksperimen, karya tulis (laporan, artikel), menyusun cara baru untuk mengklarifikasikan obyek, peristiwa, dan informasi-informasi lainnya.

Sebanyak 1 liter larutan CrCl3 1M dielektrolisis dengan arus 6 A. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium adalah.....(Ar Cr= 52, F=96500 C mol -1)
a. 289500 detik
b. 96500 detik
c. 48250 detik
d. 32167 detik

Contoh soal Evaluasi (Evaluation) C6
Yang dimaksud jenjang evaluasi adalah kemampuan untuk mempertimbangkan nilai suatu pernyataan, uraian, pekerjaan, berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan. Misalnya memilih rumusan yang didukung oleh data.

Jika diketahui potensial elektroda standar dari:

Ag­­­­+ (aq) + e ---> Ag(s) εo = +0,80 volt

In­­­­3+ (aq) + 3e ---> In(s) εo = -0,34 volt

Mg­2­+ (aq) + 2e ---> Mg(s) εo = -2,37 volt

Mn­2­+ (aq) + 2e ---> Mn(s) εo = -1,20 volt
Pasangan yang memberikan perbedaan potensial sebesar +1,14 volt adalah.....
a. Ag I Ag­­­­+ II Mn­2+­ I Mn
b. In I In­­­­3+ II Ag­­­­+ I Ag
c. Mn I Mn­2+ ­II Mg­2­+ I Mg
d. Ag I Ag­­­­+ II In­­­­3+ I In

Dari contoh soal berdasarkan tingkatan diatas, kami ditugaskan untuk membuat soal berdasarkan tingkatan C4. Berikut adalah contoh soal tingkatan C4 yang dibuat oleh admin (Asrizal Wahdan Wilsa) yang telah diperbaiki dengan bimbingan Dosen Mata Kuliah Zoologi Invertebrata Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd.

Reproduksi planaria dapat terjadi secara seksual dan aseksual. Reproduksi aseksual melalui regenerasi yakni memutuskan bagian tubuh. Secara aseksual dapat dilakukan dengan cara :
Pertama, planaria terpotong secara alami menjadi 2 bagian. Masing-masing potongan menumbuhkan bagian yang tidak dimilikinya, bagian yang tidak memiliki ekor tumbuh ekornya dan bagian yang tidak memiliki kepala tumbuh kepalanya. Keduaplanaria disengaja dibelah bagian kepalanya membentuk percabangan seperti huruf “Y”. Kemudian kepala yang terbelah itu tumbuh menjadi 2 kepala yang sempurna. Ketiga , planaria sengaja dipotong menjadi 3 bagian kepala, tubuh dan ekor.
Ketiga potongan itu tumbuh menjadi 3 planaria yang memiliki tubuh lengkap.

Buatkan diagram reproduksi planaria tersebut berdasarkan pemahaman teks di atas!

-----Semoga Bermanfaat------
Asrizal Wahdan Wilsa

Memulai Blogging sejak tahun 2009 hingga sekarang. Aktif di bidang musik yang dinaungi salah satu label musik di Kota Bandung. Saat ini fokus melanjutkan kuliah ke jenjang S2 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Website: Sharing Media - Info Tips dan Trik Terbaru

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

2 komentar:

  1. mantap cuy.......bagus sekali bro membuat saya menjadi sedikit lebih mengerti,hehhe
    lolobana mah teu ngarti cuy!!!
    peace bro

    BalasHapus
  2. @ Edi
    Ok sob...semoga bermanfaat :n:

    @ Sibutiz
    iya ini kebetulan Mata Kuliah yang saya ambil sekarang, mungkin bisa jadi bahan pelajaran untuk masa mendatang :e:

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan bijak, relevan dengan artikel, komentar spam dan promosi akan kami hapus, terimakasih.

Kami akan menjawab komentar anda secepat mungkin, opsi lain silakan berkomentar di halaman facebook/melalui twitter kami.

Item Reviewed: High Order Thinking Description: Rating: 5 Reviewed By: Asrizal Wahdan Wilsa
Scroll to Top