728x90 AdSpace

HEADLINE NEWS

10 Maret 2009

A. Pengertian Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari
narkotika, psikotropika dan zat adiktif lain dan obat-obat berbahaya yang
sangat berguna dan diperlukan untuk keperluan dunia kedokteran sebagai
pengobatan dan pelayanankesehatan, namun disisi lain narkoba sangat
membahayakan sehingga penggunaannya perlu pembatasan, pengendalian dan
pengawasan yang sangat ketat.

B. Jenis-Jenis

1. Narkotika

Adalah zat atau obat yang berasal
dari tanaman atau bukan tanaman baik yang sintetis, semi sentetis yang dapat
menyebabkan penurunan atau penambahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi
sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

a. Narkotika Golongan I

Jenis-jenis yang termasuk narkotika
golongan I :

1) Tanaman Papaver Somniferum L dan semua
bagiannya termasuk buah dan jeraminya, kecuali bijinya

2) Opium Mentah, yaitu getah yang membeku
sendiri, diperoleh dari buah Papaver Somniferum L yang hanya mengalami
pengolahan sekedar tanpa memperbaiki kadar morfinnya

3) Opium masak terdiri dari :

a) Candu, hasil yang diperoleh dari opium
mentah melalui suatu pengolahan dengan maksud mengubahnya menjadi suatu ekstra
yang cocok untuk pemadatan.

b) Jicing, sisa-sisa dari candu setelah
dihisap tanpa memperhatikan apakah candu tersebut dicampur dengan daun atau
bahan lain.

c) Jicinko, hasil yang diperoleh dari
pengolahan jicing.

4) Tanaman koka

5) Daun koka

6) Kokain mentah, semua hasil-hasil yang
diperoleh dari daun koka yang dapat diolah secara langsung untuk dapat kokaina.

7) Kokaina, diperoleh dari daun tanaman
Erythroxylon coca. Kokain berupa serbuk kristal berwarna putih atau tidak
berwarna. “Crack” merupakan salah satu bentuk padat dari kokain basah.

8) Tanaman ganja, semua tanaman genus
Cannabis dan semua bagian dari tanaman dan semua hasil olahannya

b. Narkotika Golongan II

Jenis yang termasuk golongan II antara lain :

1) Morfin, berupa sebuk berwarna putih,
digunakan dalam pengobatan untuk menghilangkan rasa nyeri

2) Fentanil

3) Ekgonina

4) Petidina

5) Dll, beserta garam-garamnya.

c. Narkotika Golongan III

Berbeda dengan golongan yang diatas yang berpotensi besar
menyebabkan ketergantungan, golongan ini hanya berpotensi ringan menyebabkan
ketergantungan. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut :

1) Kodein, berupa serbuk berwarna putih
atau dalam bentuk tablet yang digunakan untuk menekan batuk antitutif dan
penghilang nyeri analgesik.

2) Etil morfin

3) Dihidrokodlin

4) Dan lain-lain, beserta garam-garamnya

2. Psikotropika

Adalah
zat atau obat alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat
psikoaktif melalui pengaruh selektif susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktivitas, mental dan perilaku.

a. Psikotropika Golongan I

Mempunyai potensi yang sangat kuat menyebabkan ketergantungan, yang
termasuk golongan ini antara lain :

1) MDMA (ecstasy), berbentuk serbuk
berwarna putih atau kekuningan yang bersifat halusinogen kuat

2) Psilobisin dan psilosin

3) LSD (Lisergenik Dietilamid)

4) Meskalin (peyot)

b. Psikotropika Golongan II

Mempunyai potensi yang sangat kuat menyebabkan ketergantungan, yang
termasuk golongan ini antara lain :

1) Amphetamin

2) Metakualon

3) Metilfenidat,dll.

c. Psikotropika Golongan III

Mempunyai potensi yang sedang menyebabkan ketergantungan, yang
termasuk golongan ini adalah :

1) Amobarbital

2) Flunitrazepam

3) Kastina dan lain-lainnya

d. Psikotropika Golongan IV

Mempunyai potensi yang ringan menyebabkan ketergantungan, yang
termasuk golongan ini adalah :

1) Barbital

2) Bromasepam

3) Diazepam

4) Estazolan

5) Fenorbarbital dan lain-lainnya

3. Zat Aditif dan Obat-obat Berbahaya

Adalah bahan lain dan obat bukan narkotik dan psikotropika yang
penggunaanya menimbulkan ketergantungan. Yang termasuk di dalamnya adalah :

a. Minuman Beralkohol

Adalah minuman yang mengandung ethanol yang diproses sedemikian
rupa, yang dapat dikelompokkan menjadi :

1) Minuman beralkohol golongan A ,
mengandung kadar ethanol dari 1% sampai 5 %.

2) Minuman beralkohol golongan B,
mengandung kadar ethanol dari 5% sampai dengan 20%.

3) Minuman beralkohol golongan C,
mengandung kadar ethanol dari 20% sampai dengan 55%.

b. Tembakau

Zat ini merupakan substansi yang dapat mengakibatkan suatu kondisi
ketergantungan. Substansi ini sedikit pengaruhnya di bidang perangsangan atau
depresi dari sistem syaraf sentral atau gangguan persepsi, alam perasaan,
proses fikir, tingkah laku atau fungsi motorik.pengaruh buruknya relatif kurang
dan akibatnya hanya dapat dilihat apabila digunakan dalam jumlah besar dan
jangka waktu yang lama.

c. Obat-obat Berbahaya

Adalah obat yang memiliki kemampuan untuk mengakibatkan kondisi
ketergantungan pada organisme hidup baik mental maupun fisik atau kedua-duanya.

1) Jenis hallucinogen, adalah
jenis obat yang dapat menimbulkan khayalan, perasaan santai dan nikmat si
pemakai dapat melarikan diri dari alam realitas yang dirasakan berat menekan
dan penuh penderitaan ke alam khayalan. Yang termasuk jenis ini adalah
mariyuana, ganja, mescalin dan lain-lain.

2) Jenis obat tidur / sedativa
seperti luminat, nembutal, secanol dan lain-lain.

3) Obat perangsang / stimulansia
seperti cocain, amphetamine dan lain-lain.

4) Berbagai macam “solvent” seperti
bensin, paint thiner, glue (lem) yang digunakan dengan cara menghirup uapnya
melalui hidung dan mulut (inhalusi)

C. Pengaruh Narkoba

Narkotika dan obat-obatan
berbahaya (narkoba) adalah jenis obat yang mempunyai efek tertentu sehingga
berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan, karena itu penggunaannya harus
dikontrol oleh dokter.

Pengaruh
yang ditimbulkan antara lain:
menyebabkan lumpuh atau mati-rasa (narkotika); mengurangi rasa sakit,
mengendorkan syaraf, menenangkan dan membuat tidur (depresan); merangsang
syaraf pusat agar energi atau aktivitas meningkat (stimulansia); dan merubah
pikiran atau perasaan agar terasakan hal yang luar biasa (halusinogen).
Ketagihan Narkoba akan menyebabkan penurunan kekebalan, keracunan darah dan
dapat pula menyebabkan kematian. Sedangkan Miras (minuman keras) adalah minuman
yang mengandung alkohol dan dapat menimbulkan ketagihan, bisa berbahaya bagi
pemakainya karena dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati dan perilaku, serta
menyebabkan kerusakan fungsi-fungsi organ tubuh.

D. Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

1. Terhadap Kondisi Fisik

a. Akibat zat itu sendiri

Termasuk disini gangguan mental organik zat, misalnya intoksikasi
yaitu suatu perubahan mental yang terjadi karena dosis yang berlebihan yang
memang diharapkan oleh pemakainya. Sebaliknya bila pemakaiannya terputus akan
terjadi gejala-gejala putus zat

Berbagai zat akan menimbulkan kompilasi sendiri-sendiri :

- Opiodia

Acapkali menimbulkan gangguan menstruasi, impotensi, dan konstipasi
kronis.

- Ganja

Pemakaian lama menurunkan daya tahan sehingga mudah terserang
infeksi. Ganja juga memperburuk aliran darah koroner.

- Kokain

Bisa terjadi aritmia jantung, ulkus atau perforasi sekat hidung
jangka panjang terjadi amnemia dan turunnya berat badan.

- Alkohol

Menimbulkan banyak komplikasi antara lain gangguan lambung, kanker
usus, gangguan lever, gangguan metabolisme, cacat janin dan gangguan seksual.

- Inhalansia

Menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal, lever, jantung dan otak.

b. Akibat bahan campuran/pelarut. Bahaya
yang mungkin timbul : infeksi, emboli.

c. Akibat cara pakai atau alat yang tidak
steril. Akan terjadi berbagai infeksi, berjangkitnya AIDS atau hepatitis.

d. Akibat pertolongan yang keliru.
Misalnya dalam keadaan tidak sadar diberi minum.

e. Akibat tidak langsung. Misalnya
terjadinya stroke pada pemakaian alkohol atau malnutrisi karena gangguan
absorbsi pada pemakaian alkohol.

f. Akibat cara hidup pasien. Terjadi
kurang gizi, penyakit kulit, kerusakan gigi dan penyakit kelamin.

2. Terhadap Perubahan Mental Emosional
dan Perilaku

Akibat
terhadap mental antara lain berupa gangguan persepsi, daya pikir, kreasi dan emosi
yang dapat merubah prilaku menjadi menyimpang. Zat adiktif dapat menimbulkan
intoksikasi, adiksi tau ketergantungan fisik dan mental yang menimbulkan
hambatan atau ketidakmampuan untuk hidup secara wajar.

3. Terhadap Kehidupan Sosial

Ganguan
mental emosional pada penyalahgunaan obat akan menggangu fungsinya sebagai
anggota masyarakat, bekerja atau sekolah. Pada umumnya prestasi akan menurun,
lalu dipecat yang berakibat makin kuatnya dorongan untuk menyalahgunakan obat.
Dalam posisi demikian hubungan dengan anggota keluarga dan kawan pada umumnya
terganggu. Pemakaian yang lama akan menimbulkan toleransi, kebutuhan zat
bertambah. Akibat selanjutnya akan memungkinkan terjadinya tindak kriminal,
keretakan rumah tangga sampai perceraian. Semua pelanggaran, baik norma sosial
amupun hukum terjadi karena kebutuhan zat yang mendesak, dan keadaan
intoksikasi yang bersangkutan bersifat agresif dan impulsif.

E. Penyebab Penyalahgunaan Narkoba
Dikalangan Remaja

1) Beberapa remaja terjerumus ke masalah
Narkoba karena pengaruh dari lingkungan pergaulan. Mereka yang memakai selalu
mempunyai "kelompok pemakai". Awalnya seseorang hanya mencoba-coba
karena keluarga atau teman-teman menggunakannya, namun ada yang kemudian
menjadi kebiasaan.

2) Pada remaja yang "kecewa"
dengan kondisi diri atau keluarganya, sering menjadi lebih suka untuk
mengorbankan apa saja demi hubungan baik dengan teman-teman khususnya.

3) Adanya "ajakan" atau
"tawaran" dari teman serta banyaknya film dan sarana hiburan yang
memberikan contoh "model pergaulan modern" biasanya mendorong mereka
kepada pemakaian secara berkelompok.

4) Apabila seseorang telah menjadi
terbiasa memakainya dan karena mudah untuk mendapatkannya, maka dia akan mulai
memakainya sendiri sampai tahu-tahu telah menjadi ketagihan dan sulit disembuhkan.

F. Ciri-Ciri Penyalahguna Narkoba

1) Perubahan Fisik dan Lingkungan
Sehari-hari

* Jalan sempoyongan, bicara pelo, tampak
terkantuk-kantuk

* Kamar tidak mau diperiksa atau selalu dikunci

* Sering didatangi atau menerima telepon
orang-orang yang tidak dikenal

* Terdapat tanda-tanda bekas suntikan atau
sayatan

* Ditemukan obat-obatan, kertas timah, jarum
suntik, korek api dikamar / di dalam tas

* Sering kehilangan uang/barang dirumah

* Mengabaikan kebersihan sendiri

2) Perubahan Psikologis

* Malas belajar

* Mudah tersinggung

* Sulit berkonsentrasi

3) Perubahan Perilaku sosial

* Menghindari kontak mata langsung

* Berbohong atau memanipulasi

* Kurang disiplin

* Bengong atau linglung

* Suka membolos

* Mengabaikan kegiatan ibadah

* Menarik diri dari aktivitas bersama keluarga

* Sering menyendiri di tempat-tempat tertutup

G. Kiat-Kiat Untuk Pencegahan
Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja

a. aktif memegang teguh norma-norma agama
dan sosial kemasyarakatan

b. aktif melibatkan diri dalam kegiatan
keluarga, sosial kemasyarakatan dan keagamaan

c. aktif melakukan gerak badan dan olah
raga secara berkelompok, 2-3 kali seminggu

d. aktif melakukan kegiatan hobi,
rekreasi atau bermain dengan teman

e. aktif mengembangkan kemampuan diri
dengan berbagai ketrampilan

f. istirahat yang cukup, 7-8 jam sehari

g. makan yang cukup dengan gizi seimbang
dan jam makan yang teratur, usahakan bersama keluarga

h. hadapi persoalan hidup dengan tanpa
terlalu takut, panik atau stress karena pasti akan dapat diselesaikan seiring
dengan berjalannya waktu

i. jangan menyimpan "persoalan tidak
enak", tapi ceritakan kepada orang lain

j. percaya bahwa hidup telah ada yang
mengatur,

k. kita hanya wajib menjalani dengan
sebaik-baiknya sehingga tidak perlu "neko-neko"

Jangan mudah menerima sesuatu seperti permen
atau cemil-cemilan dari orang yang tidak kamu kenal atau orang yang kamu kenal
namun tidak kamu percayai



Asrizal Wahdan Wilsa

Memulai Blogging sejak tahun 2009 hingga sekarang. Aktif di bidang musik yang dinaungi salah satu label musik di Kota Bandung. Saat ini fokus melanjutkan kuliah ke jenjang S2 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Website: Sharing Media - Info Tips dan Trik Terbaru

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, relevan dengan artikel, komentar spam dan promosi akan kami hapus, terimakasih.

Kami akan menjawab komentar anda secepat mungkin, opsi lain silakan berkomentar di halaman facebook/melalui twitter kami.

Item Reviewed: Narkoba Description: Rating: 5 Reviewed By: Asrizal Wahdan Wilsa
Scroll to Top